Sunday, June 7, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Antariksa

Lockheed Martin Siapkan Reaktor Nuklir Bulan 2026: Terobosan Energi Pangkalan Artemis

Raksasa kedirgantaraan asal Amerika Serikat tersebut kini memfokuskan pengembangan pada Fission Surface Power (FSP).

in Antariksa, Teknologi
Lockheed Martin

Lockheed Martin Siapkan Reaktor Nuklir Bulan 2026: Terobosan Energi Pangkalan Artemis

Tarshadigital.com (WASHINGTON) – Memasuki awal tahun 2026, Lockheed Martin semakin mempercepat pengembangan sistem energi nuklir fission untuk pangkalan luar angkasa di Bulan. Langkah ini menjadi jawaban atas tantangan kritis “ayam dan telur” dalam industri antariksa: apakah harus membangun sumber daya terlebih dahulu atau menunggu permintaan infrastruktur muncul.

Raksasa kedirgantaraan asal Amerika Serikat tersebut kini memfokuskan pengembangan pada Fission Surface Power (FSP). Teknologi ini dipandang sebagai solusi esensial untuk mendukung kehadiran jangka panjang manusia serta aktivitas industri skala besar di permukaan Bulan.

Arsitektur Skalabel untuk Ekonomi Lunar

Lockheed Martin mengusung konsep arsitektur yang fleksibel dan dapat ditingkatkan. Proyek ini dimulai dengan pengembangan sistem kecil berkapasitas 5 hingga 10 kilowatt (kW) untuk mendukung operasi awal dan meminimalkan risiko teknis. Namun, visi jangka panjang perusahaan adalah mengevolusi sistem ini hingga mencapai kapasitas 25-50 kW, dan pada akhirnya menyentuh 100 kW untuk mendukung infrastruktur komersial yang lebih luas.

BacaJuga

Dobrakan Fantastis! Masa Depan Teknologi Layar Surya Siap Bawa Manusia Menembus Batas Tata Surya

Kejutan Besar Bagi Dunia Antariksa! Asal-Usul Kehidupan di Venus Kemungkinan Besar Berasal dari Bumi

Kerry Timmons, Business Strategy Lead untuk program nuklir luar angkasa Lockheed Martin, menegaskan bahwa desain ini bukan sekadar memperbesar skala. “Membangun reaktor 100 kW untuk operasi di Bulan dan Mars membutuhkan penguasaan teknologi siklus Brayton suhu tinggi dan manajemen termal yang sangat canggih,” ujarnya dalam keterangan resmi Februari 2026.

Mengatasi Malam Panjang di Bulan

Lingkungan Bulan dikenal sangat ekstrem, terutama dengan durasi malam yang mencapai dua minggu tanpa sinar matahari sama sekali. Di wilayah kutub yang kaya sumber daya, kegelapan abadi menjadi hambatan utama bagi panel surya konvensional. Reaktor nuklir fission menawarkan pasokan listrik kontinu yang tidak bergantung pada cahaya matahari.

Energi ini nantinya akan digunakan untuk memberi daya pada habitat astronot, pengisian daya rover, hingga proses ekstraksi sumber daya lokal (in-situ), seperti produksi oksigen dan bahan bakar roket dari es bulan.

Prioritas Nasional di Bawah Kepemimpinan Baru

Upaya ini telah menjadi prioritas nasional Amerika Serikat guna memastikan kepemimpinan di ruang angkasa. Administrator NASA yang baru menjabat, Jared Isaacman, bersama Menteri Energi Chris Wright, baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Januari 2026 untuk mempercepat target peluncuran perdana reaktor ini pada tahun 2030.

Direktur Infrastruktur In-Space Lockheed Martin, Bill Pratt, menyebut bahwa dukungan kebijakan pemerintah saat ini telah memecah kebuntuan investasi. “NASA kini sedang membangun ‘jangkar’ bagi komersialisasi masa depan. Kami tidak lagi menunggu permintaan, kami membangun fondasinya sekarang,” tegas Pratt.

Desain Modular dan Efisiensi Biaya

Untuk menekan biaya, para insinyur merancang arsitektur modular. Unit kompak 5-10 kW dirancang cukup kuat untuk menjaga habitat tetap hangat melalui malam lunar yang membeku, namun cukup ringkas untuk diangkut dengan pendarat komersial. Seiring ekspansi industri seperti penambangan regolith, sistem ini dapat dihubungkan dalam jaringan grid yang lebih besar.

Lockheed Martin kini fokus pada pengembangan material baru yang mampu bertahan dalam suhu operasional ekstrem. Pengujian sistem tenaga orbital 10-25 kW juga direncanakan sebagai ajang pembuktian risiko rendah sebelum sistem benar-benar diturunkan ke permukaan Bulan.

Dengan persaingan geopolitik dari Tiongkok dan Rusia yang juga merencanakan stasiun nuklir lunar otomatis pada 2035, Amerika Serikat memandang penguasaan energi nuklir ruang angkasa sebagai kunci kemenangan dalam perlombaan antariksa modern tahun 2026 ini.

Tags: Energi Luar AngkasaFission Surface PowerLockheed MartinNASA 2026Nuklir BulanPangkalan ArtemisReaktor Nuklir
Previous Post

Rahasia T-Rex Tumbuh Raksasa: Terungkap Peran Bayi Sauropoda sebagai Sumber Energi Utama

Next Post

Fosil Dinosaurus Terkecil Alnashetri Ditemukan di Argentina, Ungkap Rahasia Evolusi 90 Juta Tahun

Related Posts

Teknologi Layar Surya
Antariksa

Dobrakan Fantastis! Masa Depan Teknologi Layar Surya Siap Bawa Manusia Menembus Batas Tata Surya

02/06/2026
Venus
Antariksa

Kejutan Besar Bagi Dunia Antariksa! Asal-Usul Kehidupan di Venus Kemungkinan Besar Berasal dari Bumi

02/06/2026
lubang cacing
Antariksa

Dobrak Batas Sains! Teori Baru Lubang Cacing Einstein Ungkap Rahasia Cermin Waktu Tersembunyi di Alam Semesta

27/05/2026
Next Post
Ilustrasi Alnashetri

Fosil Dinosaurus Terkecil Alnashetri Ditemukan di Argentina, Ungkap Rahasia Evolusi 90 Juta Tahun

limbah pertanian

Inovasi Material 2026: Limbah Pertanian Jadi Bahan Turbin Angin 76 Persen Lebih Kuat dari Plastik

Proyek PLTA Pompa Terbesar Dunia di China Capai Milestone 2026: Kapasitas 4,2 GW

Proyek PLTA Pompa Terbesar Dunia di China Capai Milestone 2026: Kapasitas 4,2 GW

Batuan Bulan

Misteri Batuan Bulan Ungkap Kekuatan Medan Magnet Purba yang Mengejutkan

kepunahan masal

Kepunahan Massal Pertama Bumi Ternyata Jauh Lebih Dahsyat dan Mendadak

inside Otzi
Sejarah & Purbakala

Kejutan Sains: Penemuan Bakteri Hidup Mumi Es Otzi Mengubah Teori Pengawetan Sejarah

06/06/2026

Tarshadigital.com - Bakteri hidup mumi es Otzi baru-baru ini ditemukan oleh para ilmuwan, mematahkan asumsi lama bahwa mumi purba adalah...

Read more
Gigi kuno

Jejak Genetik Rahasia: Penemuan Fosil Gigi Mengungkap Hubungan Homo Erectus dan Manusia Modern

06/06/2026
ikan gua

Kejutan Besar Bagi Dunia Sains! Penemuan Spesies Baru Ikan Gua Buta Berhasil Mengguncang Teori Evolusi

03/06/2026
Lesi berpori pada tulang

Mengerikan! Kuburan Massal Berusia 5.000 Tahun Ungkap Tragedi Penyakit Kuno Zaman Tembaga yang Membantai Anak-Anak

03/06/2026
Teknologi Layar Surya

Dobrakan Fantastis! Masa Depan Teknologi Layar Surya Siap Bawa Manusia Menembus Batas Tata Surya

02/06/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • shop
  • Tarshadigital

© 2026 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2026 tarshadigital.com