Sunday, February 22, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Antariksa

Teleskop James Webb Abadikan Galaksi Ubur-ubur dari Masa Remaja Alam Semesta

James Webb Abadikan Penampakan Ubur-ubur Kosmik dari Masa Remaja Alam Semesta

in Antariksa
Ubur-ubur Kosmik

Astronom temukan galaksi ESO 137-001 yang menyerupai ubur-ubur menggunakan teleskop James Webb. Temuan ini mengungkap rahasia evolusi galaksi 8,5 miliar tahun lalu.(NASA)

Tarshadigital.com – Memasuki medio Februari 2026, teknologi luar angkasa kembali memberikan kejutan visual yang menakjubkan. Menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), para astronom berhasil menangkap gambar detail dari sebuah ubur-ubur kosmik. Galaksi unik yang diberi kode ESO 137-001 ini terlihat sebagaimana wujudnya 8,5 miliar tahun yang lalu, atau sekitar 5,3 miliar tahun setelah peristiwa Big Bang.

Temuan yang dipublikasikan pada pekan ini diyakini memberikan gambaran yang lebih detail mengenai evolusi galaksi pada periode krusial masa remaja alam semesta. ESO 137-001 diklasifikasikan sebagai galaksi ubur-ubur karena memiliki ekor gas panjang yang menjuntai, menyerupai tentakel hewan laut.

Fenomena Ram-Stripping

Struktur unik ini tercipta saat galaksi tersebut berenang melalui gugus galaksi melawan aliran angin kencang yang memberikan tekanan besar. Proses yang dikenal sebagai ram-stripping ini mendorong gas keluar dari badan galaksi dan membentuk ekor yang memukau. Citra terbaru JWST menunjukkan betapa dinamisnya lingkungan galaksi tersebut di masa lampau.

BacaJuga

Mengapa NASA Tetap Gunakan Hidrogen di Misi Artemis 2026 Meski Sering Bocor?

NASA Temukan JADES-ID1 Protocluster Tertua Bukti Alam Semesta Tumbuh Cepat

Tim peneliti menemukan ESO 137-001 saat memeriksa data dari area langit yang disebut Cosmic Evolution Survey Deep field atau bidang COSMOS. Kawasan ini menjadi lokasi favorit para astronom di tahun 2026 karena lokasinya yang jauh dari bidang Bima Sakti dan bersih dari objek terang yang dapat menghalangi pandangan ke galaksi-galaksi kuno yang jauh.

Kami sedang meneliti sejumlah besar data dari wilayah langit yang dipelajari dengan baik ini dengan harapan dapat menemukan galaksi ubur-ubur yang belum pernah dipelajari sebelumnya, ujar Ian Roberts dari Waterloo Centre for Astrophysics, Inggris, dalam sebuah pernyataan resmi.

Misteri Kelompok Bintang Muda

Gambar dari JWST menunjukkan cakram galaksi yang terlihat relatif normal, mirip dengan galaksi modern kita. Namun, terdapat perbedaan mencolok pada ekor gasnya. Di dalam tendril tersebut, terlihat simpul biru terang yang merupakan kelompok bintang muda.

Kehadiran bintang-bintang muda ini menyiratkan bahwa mereka lahir di luar cakram utama galaksi, tepat di dalam ekor gas yang terlepas akibat tekanan ekstrim. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembentukan bintang tetap bisa terjadi meskipun gas terlucuti dari induk galaksinya.

Kejutan di Alam Semesta Purba

Penemuan ESO 137-001 memberikan kejutan bagi para peneliti. Sebelumnya, para ahli mengira bahwa gugus galaksi yang masih dalam tahap pembentukan 8,5 miliar tahun lalu belum memiliki tekanan yang cukup kuat untuk menghasilkan proses ram-stripping secara masif.

Hal pertama adalah lingkungan gugus galaksi ternyata sudah cukup keras untuk melucuti gas galaksi, dan yang kedua adalah gugus galaksi mungkin telah mengubah sifat galaksi lebih awal dari yang diperkirakan, jelas Roberts. Data ini memberikan wawasan langka tentang bagaimana galaksi bertransformasi di alam semesta awal.

Penelitian yang diterbitkan di The Astrophysical Journal pada Selasa, 17 Februari 2026, ini akan terus dilanjutkan. Tim berencana menggunakan JWST untuk memecahkan lebih banyak misteri mengenai bagaimana populasi galaksi mati yang kita lihat di gugus galaksi saat ini terbentuk sejak masa lampau.

Tags: alam semestaAstronomiCOSMOS fieldESO 137-001galaksi ubur-uburJames WebbJWSTram-stripping
Previous Post

Studi Terbaru 2026: Obesitas dan Hipertensi Penyebab Langsung Demensia Vaskular

Next Post

NASA Temukan JADES-ID1 Protocluster Tertua Bukti Alam Semesta Tumbuh Cepat

Related Posts

Bahan Bakar Hidrogen
Teknologi

Mengapa NASA Tetap Gunakan Hidrogen di Misi Artemis 2026 Meski Sering Bocor?

21/02/2026
Ilustrasi
Antariksa

NASA Temukan JADES-ID1 Protocluster Tertua Bukti Alam Semesta Tumbuh Cepat

20/02/2026
solar power satellite
Teknologi

Inggris Uji Coba Transmisi Listrik Tenaga Surya Luar Angkasa ke Ladang Angin Lepas Pantai

19/02/2026
Next Post
Ilustrasi

NASA Temukan JADES-ID1 Protocluster Tertua Bukti Alam Semesta Tumbuh Cepat

Bahan Bakar Hidrogen

Mengapa NASA Tetap Gunakan Hidrogen di Misi Artemis 2026 Meski Sering Bocor?

DNA Kuno Ungkap Misteri Makam 5.500 Tahun di Swedia

DNA Kuno Ungkap Misteri Makam 5.500 Tahun di Swedia: Hubungan Keluarga Ternyata Lebih Luas

DNA Kuno Ungkap Misteri Makam 5.500 Tahun di Swedia
Sejarah & Purbakala

DNA Kuno Ungkap Misteri Makam 5.500 Tahun di Swedia: Hubungan Keluarga Ternyata Lebih Luas

21/02/2026

Tarshadigital.com (GOTLAND) – Sebuah misteri besar dari situs pemakaman Zaman Batu yang berusia 5.500 tahun di Swedia akhirnya terpecahkan melalui...

Read more
Bahan Bakar Hidrogen

Mengapa NASA Tetap Gunakan Hidrogen di Misi Artemis 2026 Meski Sering Bocor?

21/02/2026
Ilustrasi

NASA Temukan JADES-ID1 Protocluster Tertua Bukti Alam Semesta Tumbuh Cepat

20/02/2026
Ubur-ubur Kosmik

Teleskop James Webb Abadikan Galaksi Ubur-ubur dari Masa Remaja Alam Semesta

20/02/2026
Obesity increases

Studi Terbaru 2026: Obesitas dan Hipertensi Penyebab Langsung Demensia Vaskular

19/02/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • Tarshadigital

© 2025 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2025 tarshadigital.com