Saturday, April 18, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Antariksa

Fenomena Misterius ASASSN-24fw: Rahasia Bintang Raksasa yang Meredup Drastis

Penemuan terbaru 2026 mengungkap misteri bintang ASASSN-24fw yang meredup 97 persen selama sembilan bulan akibat objek raksasa mirip cincin Saturnus.

in Antariksa
Ilustrasi

Ilustrasi

Tarshadigital.com  – Dunia astronomi di awal tahun 2026 kembali dikejutkan dengan terkuaknya misteri salah satu fenomena langit paling aneh dalam satu dekade terakhir. Sebuah bintang bernama ASASSN-24fw yang terletak di konstelasi Monoceros dilaporkan mengalami peredupan ekstrem, di mana cahayanya sempat hilang hingga 97 persen selama lebih dari sembilan bulan.

Fenomena yang berlangsung sejak akhir 2024 hingga Juni 2025 ini sempat membuat para ilmuwan bingung. Namun, penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Monthly Notices of the Royal Astronomical Society pada Februari 2026 akhirnya memberikan jawaban ilmiah di balik perilaku bintang raksasa tersebut.

Objek Raksasa dengan Cincin Masif

Para peneliti mengungkapkan bahwa penyebab redupnya ASASSN-24fw bukanlah karena aktivitas internal bintang, melainkan adanya penghalang eksternal yang sangat besar. Berdasarkan pemodelan kurva cahaya, objek yang melintas di depan bintang tersebut diyakini sebagai sebuah katai cokelat (brown dwarf) atau planet super-Jupiter yang memiliki sistem cincin masif.

BacaJuga

Ilmuwan Temukan Tabrakan Planet Mirip Bumi di Galaksi Bima Sakti

Mekanisme Pembersihan Metana di Atmosfer Menguat di Tengah Krisis Iklim 2026

Sistem cincin ini memiliki skala yang jauh melampaui cincin Saturnus di tata surya kita. Radius cincin tersebut diperkirakan mencapai 0,17 Satuan Astronomi (AU) atau sekitar 26 juta kilometer—setara dengan setengah jarak antara Matahari dan Merkurius. Kemiringan bidang orbit dan kerapatan cincin inilah yang menciptakan bayangan elips raksasa, sehingga menutupi cahaya bintang dalam durasi yang sangat lama.

Anomali Usia dan Sisa Tabrakan Planet

Selain mengungkap penyebab peredupan, tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Sarang Shah dari IUCAA menemukan fakta mengejutkan lainnya. ASASSN-24fw merupakan bintang tipe F yang stabil, namun memiliki lingkungan sirkumstellar yang kaya akan debu dan gas di dekatnya.

Kondisi ini sangat tidak biasa bagi bintang yang diperkirakan berusia sekitar dua miliar tahun. Keberadaan debu tersebut diduga berasal dari sisa-sisa tabrakan antarplanet yang terjadi baru-baru ini. Penemuan ini menantang teori evolusi bintang yang selama ini diyakini, bahwa piringan debu sirkumstellar seharusnya sudah menghilang jauh sebelum bintang mencapai usia miliaran tahun.

Temuan Tak Terduga: Bintang Katai Merah

Selama proses pengamatan intensif menggunakan data fotometri dan spektroskopi, para astronom juga secara tidak sengaja menemukan keberadaan bintang katai merah (red dwarf) di lingkungan sekitar ASASSN-24fw. Hal ini menambah kompleksitas sistem bintang tersebut dan memberikan peluang baru bagi para peneliti untuk mempelajari dinamika sistem multi-bintang.

Dengan bantuan teknologi dari James Webb Space Telescope (JWST) dan Very Large Telescope (VLT) milik ESO, para ilmuwan kini tengah berfokus untuk mengukur suhu, komposisi kimia, dan status evolusi sistem ini secara lebih rinci. Prediksi terbaru menyebutkan bahwa fenomena peredupan serupa kemungkinan besar akan kembali terjadi dalam kurun waktu 42 hingga 43 tahun ke depan saat objek bercincin tersebut kembali melintasi orbitnya.

Penelitian terhadap ASASSN-24fw ini membuka lembaran baru dalam memahami bagaimana sistem planet dan cakram debu dapat bertahan atau terbentuk kembali pada bintang-bintang yang sudah dewasa, memberikan perspektif segar bagi masa depan astronomi di tahun 2026 dan seterusnya.

Tags: ASASSN-24fwbintang meredupfenomena astronomi 2026katai cokelatrahasia alam semestateknologi teleskop
Previous Post

Hubble Ungkap Rahasia WD 0525+526: Katai Putih Ultra Masif Hasil Tabrakan Bintang

Next Post

Misteri Hilangnya Danau Tibet: Penyusutan Air Picu Aktivitas Patahan Purba 2026

Related Posts

Astronom baru saja mengungkap fenomena langka tabrakan planet mirip bumi di sistem Gaia20ehk.
Antariksa

Ilmuwan Temukan Tabrakan Planet Mirip Bumi di Galaksi Bima Sakti

28/03/2026
mekanisme pembersihan metana
Antariksa

Mekanisme Pembersihan Metana di Atmosfer Menguat di Tengah Krisis Iklim 2026

27/03/2026
Fenomena Gelombang Atmosfer Misterius
Antariksa

Fenomena Gelombang Atmosfer Misterius Terdeteksi ISS: Dampak Badai Besar 2026

27/03/2026
Next Post
danau tibet

Misteri Hilangnya Danau Tibet: Penyusutan Air Picu Aktivitas Patahan Purba 2026

Frozen bacteria

Penemuan Bakteri Kuno 5.000 Tahun di Rumania Kebal Antibiotik Modern

Enaiposha

Enaiposha Planet Super-Venus Baru Ditemukan JWST Ubah Teori Astronomi 2026

China_d7a861

Breakthrough Kuantum 2026: Ilmuwan Tiongkok Berhasil Perlambat Kehilangan Data pada Prosesor 78-Qubit

Honey bees

Rahasia Lantai Dansa Lebah Madu: Studi Terbaru 2026 Ungkap Pola Komunikasi Koloni

Panel surya dua fungsi
Teknologi

Inovasi Panel Surya Dua Fungsi Harvard: Solusi Listrik dan Penghangat Otomatis 2026

29/03/2026

Tarshadigital.com - Panel surya dua fungsi kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pemerhati teknologi energi terbarukan pada tahun 2026. Para...

Read more
Mesin Fusion Sunbird

Terobosan Mesin Fusion Sunbird: Lompatan Besar Teknologi Antariksa di Tahun 2026

29/03/2026
Teknologi Penangkapan Karbon Efisien

Teknologi Penangkapan Karbon Efisien Viciazite dari Jepang Turunkan Biaya Emisi 2026

28/03/2026
Astronom baru saja mengungkap fenomena langka tabrakan planet mirip bumi di sistem Gaia20ehk.

Ilmuwan Temukan Tabrakan Planet Mirip Bumi di Galaksi Bima Sakti

28/03/2026
mekanisme pembersihan metana

Mekanisme Pembersihan Metana di Atmosfer Menguat di Tengah Krisis Iklim 2026

27/03/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • Tarshadigital

© 2025 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2025 tarshadigital.com