Monday, August 17, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Teknologi

Nasa Luncurkan Tiga Satelit Baru untuk Peringatan Dini Badai Matahari

in Teknologi, Antariksa
Nasa Luncurkan Tiga Satelit Baru untuk Peringatan Dini Badai Matahari

Observatorium Dinamika Surya NASA menangkap gambar suar matahari ini pada 2 Oktober 2014. Semburan material matahari yang meletus ke luar angkasa dapat dilihat tepat di sebelah kanannya.(Doc NASA)

Nasa Luncurkan Tiga Satelit baru untuk mengantisipasi ancaman badai matahari yang diprediksi meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Fenomena ini bisa mengganggu astronot, satelit komunikasi, jaringan listrik, hingga koneksi internet di seluruh dunia. Dengan satelit ini, NASA ingin memberikan peringatan dini sebelum badai matahari mencapai Bumi.

Ketiga satelit tersebut dijadwalkan meluncur pada Selasa mendatang dan akan ditempatkan di orbit khusus yang sejajar dengan Bumi dan Matahari. Dari sana, mereka akan memantau partikel bermuatan dari ledakan matahari. Data tersebut dapat memberikan peringatan sekitar 30 menit sebelum badai menyentuh atmosfer Bumi—waktu yang sangat penting untuk melakukan langkah perlindungan, terutama bagi sistem komunikasi dan jaringan listrik.

Fenomena badai matahari bukan hal baru. Dalam siklus 11 tahunan, aktivitas matahari dapat meningkat dan menyebabkan badai geomagnetik. Beberapa kasus besar di masa lalu pernah menimbulkan pemadaman listrik, gangguan satelit, hingga lumpuhnya sistem navigasi. Contohnya pada tahun 1989, badai matahari memadamkan listrik selama 9 jam di Quebec, Kanada. Dan yang paling ekstrem adalah Carrington Event pada tahun 1859 yang membuat seluruh jaringan telegraf dunia berhenti berfungsi.

BacaJuga

Lompatan Spektakuler! Uji Coba Superkomputer NVIDIA Dimulai Demi Dorong Kinerja Komputasi 12 Kali Lipat

Langkah Fantastis! Pembangunan Pabrik Bahan Bakar Nuklir Tercanggih Resmi Dimulai Demi Revolusi Energi Bersih

Salah satu satelit baru yaitu IMAP (Interstellar Mapping and Acceleration Probe) akan membawa sensor magnetometer super sensitif untuk mendeteksi partikel bermuatan dari jarak lebih dari 90 juta mil. Dua satelit lainnya yaitu SWFO-L1 (Space Weather Follow-On Lagrange 1) dan Carruthers Geocorona Observatory, akan membantu memantau interaksi angin surya dengan atmosfer terluar Bumi.

Ketiga satelit ini akan ditempatkan di titik Lagrange, lokasi stabil di ruang angkasa yang memungkinkan pengamatan non-stop terhadap aktivitas Matahari. Selain itu, NASA juga sedang menyiapkan proyek lanjutan HelioSwarm, yang akan mengirim 9 satelit tambahan untuk mempelajari arah dan kekuatan angin surya secara lebih detail pada tahun 2028.

Dengan sistem pemantauan baru ini, NASA berharap dunia lebih siap menghadapi badai matahari besar yang bisa berdampak pada kehidupan modern yang sangat bergantung pada teknologi.

Tags: Angin SuryaAntariksaAstronomiBadai MatahariBerita SainsBerita TeknologiCuaca AntariksaIMAPMatahariNASASatelit NASASWFOL1Teknologi Antariksa
Previous Post

Ilmuwan Ciptakan “Bola Api Kosmik” di Bumi — Ungkap Rahasia Medan Magnet Alam Semesta

Next Post

Waspada! 14 Modus Penipuan WhatsApp yang Sering Menjebak Pengguna, Kenali Ciri-cirinya Sebelum Jadi Korban

Related Posts

NVIDIA Vera
Teknologi

Lompatan Spektakuler! Uji Coba Superkomputer NVIDIA Dimulai Demi Dorong Kinerja Komputasi 12 Kali Lipat

23/07/2026
nuclear fuel
Teknologi

Langkah Fantastis! Pembangunan Pabrik Bahan Bakar Nuklir Tercanggih Resmi Dimulai Demi Revolusi Energi Bersih

22/07/2026
electric aircraft
Teknologi

Langkah Revolusioner! Uji Coba Pesawat Listrik AS Sukses Menembus Antarnegara Bagian Demi Misi Penyelamatan Nyawa

22/07/2026
Next Post
Waspada! 14 Modus Penipuan WhatsApp yang Sering Menjebak Pengguna, Kenali Ciri-cirinya Sebelum Jadi Korban

Waspada! 14 Modus Penipuan WhatsApp yang Sering Menjebak Pengguna, Kenali Ciri-cirinya Sebelum Jadi Korban

Internet

Internet 1 Gbps Hadir Mulai 2026, Pemerintah Siapkan Akses Super Cepat ke Seluruh Indonesia

Qualcomm-AI200

Qualcomm Rilis Chip AI Super Cepat AI200 & AI250: Bandwidth 10x Lebih Kencang, Memori 768 GB!

The-Xpeng-P7+

Xpeng Luncurkan Mobil Hybrid Bertenaga AI Pertama di Dunia: Isi Daya 80% Hanya Dalam 12 Menit!

jet-pack

Dari Mobil Terbang hingga Jetpack: Era Transportasi Langit Semakin Dekat!

NVIDIA Vera
Teknologi

Lompatan Spektakuler! Uji Coba Superkomputer NVIDIA Dimulai Demi Dorong Kinerja Komputasi 12 Kali Lipat

23/07/2026

Tarshadigital.com - Uji coba superkomputer NVIDIA berbasis prosesor generasi terbaru Vera resmi memasuki babak awal di laboratorium riset paling bergengsi...

Read more
nuclear fuel

Langkah Fantastis! Pembangunan Pabrik Bahan Bakar Nuklir Tercanggih Resmi Dimulai Demi Revolusi Energi Bersih

22/07/2026
electric aircraft

Langkah Revolusioner! Uji Coba Pesawat Listrik AS Sukses Menembus Antarnegara Bagian Demi Misi Penyelamatan Nyawa

22/07/2026
Siber AI

Mengerikan! Ancaman Serangan Siber AI Makin Canggih dan Mengintai Infrastruktur Vital Dunia

20/07/2026
Molekul Gula

Fenomena Spektakuler: Penemuan Molekul Gula Luar Angkasa Membuktikan Bahan Baku Kehidupan Tersebar Melimpah

20/07/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • shop
  • Tarshadigital

© 2026 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2026 tarshadigital.com