Friday, July 3, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Sejarah & Purbakala

Fosil Baru Ungkap Kuda Nil Pernah Hidup di Jerman Saat Zaman Es

Hippo tropis ternyata bertahan puluhan ribu tahun lebih lama dan hidup berdampingan dengan mammoth di Eropa.

in Sejarah & Purbakala
Fosil Baru Ungkap Kuda Nil Pernah Hidup di Jerman Saat Zaman Es

Kuda nil pernah hidup di Sungai Rhine Atas pada masa yang sama dengan mammoth. Di Museum Reiss-Engelhorn, rekonstruksi kuda nil bertemu dengan kerangka mammoth.Credit: Rebecca Kind

Tarshadigital.com –  Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan tentang satwa Zaman Es di Eropa. Kuda nil—yang selama ini kita kenal hanya hidup di Afrika—ternyata pernah berkeliaran di wilayah Jerman bagian barat daya jauh lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Fosil yang dianalisis menunjukkan bahwa hippo hidup di Upper Rhine Graben antara 47.000 hingga 31.000 tahun lalu, tepat di tengah periode Zaman Es terakhir.

Temuan ini dihasilkan dari penelitian internasional yang dipimpin oleh University of Potsdam bersama sejumlah lembaga ilmiah lainnya. Para peneliti menggunakan DNA purba dan penanggalan radiokarbon untuk memastikan bahwa kuda nil tersebut masih bertahan pada fase Zaman Es yang lebih hangat, meski lingkungan sekitarnya didominasi hewan-hewan dingin seperti mammoth dan badak berbulu.

Goyahkan Timeline Punahnya Kuda Nil di Eropa

Sebelumnya, ilmuwan percaya bahwa kuda nil lenyap dari Eropa sekitar 115.000 tahun lalu, ketika masa interglasial terakhir berakhir. Namun penelitian baru ini membuktikan bahwa mereka ternyata terus bertahan puluhan ribu tahun setelahnya. Kondisi spesifik di Upper Rhine Graben yang lebih hangat membuat spesies ini mampu hidup lebih lama di wilayah tersebut.

BacaJuga

Dobrakan Radikal! Ilmuwan Temukan Teori Baru Asal-Usul Kehidupan di Bumi Lewat Robot Mineral Purba

Kejutan Besar Dunia Sains! Penemuan Fosil Reptil Purba Mirip Buaya Ompong Berkaki Dua Berhasil Pecahkan Misteri Puluhan Tahun

Dr. Ronny Friedrich, pakar penentuan usia fosil, mengungkapkan bahwa banyak tulang hippo masih sangat terawat meski telah terkubur ribuan tahun. Hal ini memungkinkan para peneliti mengambil sampel DNA dan melakukan analisis radiokarbon dengan akurasi tinggi.

DNA Ungkap Hubungan dengan Kuda Nil Afrika Modern

Hasil pengurutan DNA menunjukkan bahwa hippo Zaman Es tersebut merupakan spesies yang sama dengan kuda nil Afrika modern. Namun populasinya di Eropa sangat kecil dan terisolasi, terlihat dari keragaman genetika yang sangat rendah. Menariknya, jejak fosil mengungkap bahwa hippo tropis ini hidup berdampingan dengan hewan khas cuaca ekstrem seperti mammoth dan woolly rhino—paduan ekosistem yang sangat tidak biasa.

Penelitian ini sekaligus menegaskan bahwa iklim Zaman Es tidak seragam di seluruh Eropa. Beberapa wilayah tetap memiliki iklim lebih hangat sehingga memungkinkan spesies pencinta panas bertahan lebih lama.

Ubah Cara Pandang Ilmuwan Tentang Zaman Es Eropa

Dr. Patrick Arnold, penulis utama studi ini, menegaskan bahwa temuan tersebut membantah anggapan lama bahwa kuda nil punah dari Eropa pada akhir interglasial. Ia menyarankan agar fosil hippo dari wilayah Eropa lain kembali dianalisis, karena kemungkinan besar berasal dari periode Zaman Es, bukan interglasial.

Prof. Wilfried Rosendahl menambahkan bahwa temuan ini hanyalah “potongan puzzle” dari gambar besar tentang bagaimana iklim dan lingkungan Zaman Es berubah dari satu wilayah ke wilayah lain. Proyek penelitian “Eiszeitfenster Oberrheingraben” yang didukung Klaus Tschira Stiftung, kini membuka peluang untuk meneliti lebih jauh spesies lain yang sebelumnya dianggap punah terlalu cepat.

Tags: Ancient DNAFosil PrasejarahHippo Ice AgeIce Age GermanyKuda Nil Zaman EsPaleontologyPenelitian Zaman EsScience NewsTarsha DigitalUpper Rhine Graben
Previous Post

Spesies Dinosaurus Pemangsa dari India Ternyata Selamat dari Kepunahan 200 Juta Tahun Lalu

Next Post

Air “Aneh” dari Tanaman Purba Berusia 400 Juta Tahun Ungkap Jejak Iklim Kuno Bumi

Related Posts

mengubah kimia purba Bumi menjadi kehidupan
Sejarah & Purbakala

Dobrakan Radikal! Ilmuwan Temukan Teori Baru Asal-Usul Kehidupan di Bumi Lewat Robot Mineral Purba

14/06/2026
reptil New Mexico
Sejarah & Purbakala

Kejutan Besar Dunia Sains! Penemuan Fosil Reptil Purba Mirip Buaya Ompong Berkaki Dua Berhasil Pecahkan Misteri Puluhan Tahun

12/06/2026
kalajengking
Sejarah & Purbakala

Mengerikan! Penemuan Kalajengking Terbesar di Dunia Purba Ungkap Predasi Monster Buas Era Pra-Dinosaurus

08/06/2026
Next Post
Tanaman ekor kuda

Air “Aneh” dari Tanaman Purba Berusia 400 Juta Tahun Ungkap Jejak Iklim Kuno Bumi

Tainrakuasuchus bellator.

Tainrakuasuchus bellator: Reptil Purba Gesit yang Menguasai Bumi Sebelum Dinosaurus

dwarf galaxy

Misteri Dwarf Galaxy NGC 6789: Pembentukan Bintang Tanpa Sumber Gas di Local Void

erase bad memories

Misteri Cara Menghapus Ingatan Buruk Melalui Tidur: Terobosan Baru dalam Neurosains

underwater exoskeleton

Eksoskeleton Bawah Air Pertama di Dunia, Kurangi Beban Otot dan Hemat Udara Penyelam

Ilustrasi yang menunjukkan anatomi lubang hitam supermasif dan AGN di jantung NGC 4151.(Laboratorium Gambar Konseptual Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA)
Antariksa

Kejutan Besar Dunia Astronomi! Proses Pembentukan Planet di Lubang Hitam Supermasif Terdeteksi Melahirkan Jutaan Dunia Baru

16/06/2026

Tarshadigital.com - BOULDER — Sebuah paradigma baru dalam ilmu pengetahuan antariksa kembali terguncang oleh temuan menakjubkan dari para ilmuwan dunia....

Read more
mengubah kimia purba Bumi menjadi kehidupan

Dobrakan Radikal! Ilmuwan Temukan Teori Baru Asal-Usul Kehidupan di Bumi Lewat Robot Mineral Purba

14/06/2026
planet yang hilang

Penemuan Mengerikan! Meteorit Gurun Sahara Bongkar Keberadaan Planet yang Hilang dari Tata Surya

14/06/2026
Suara berdenging di telinga

Sangat Fatal! Telinga Berdenging Ternyata Menjadi Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan Masyarakat

13/06/2026

Titik Terang Astronomi! Misteri Sinyal Radio Misterius yang Berdenyut Setiap Jam dari Luar Angkasa Akhirnya Terpecahkan

13/06/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • shop
  • Tarshadigital

© 2026 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2026 tarshadigital.com