Monday, June 1, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Teknologi

Eksoskeleton Bawah Air Pertama di Dunia, Kurangi Beban Otot dan Hemat Udara Penyelam

Inovasi robotik dari peneliti China ini membuat penyelaman lebih efisien, aman, dan lebih hemat energi — membuka era baru bagi aktivitas manusia di bawah laut.

in Teknologi
underwater exoskeleton

Overall design of underwater exoskeleton. Credit: IEEE Transactions on Robotics (2025).

Tarshadigital.com –  Eksoskeleton bawah air pertama di dunia akhirnya berhasil dikembangkan oleh peneliti Tiongkok, menandai terobosan besar dalam teknologi robotik yang dirancang khusus untuk aktivitas penyelaman. Perangkat ini bukan sekadar penemuan baru, tetapi menjadi solusi potensial untuk mengurangi beban fisik penyelam sekaligus membuat pergerakan bawah air jauh lebih efisien. Inovasi ini menggabungkan biomekanika, teknologi sensor, dan rekayasa robotik sehingga mampu memberikan dorongan tambahan pada lutut penyelam saat melakukan gerakan flutter kick—gerakan utama yang digunakan saat berenang dengan sirip.

Selama ini, aktivitas menyelam dikenal sebagai kegiatan yang membutuhkan energi besar. Berbeda dengan berjalan di darat, bergerak di bawah air membuat manusia harus melawan tekanan dan resistensi air yang jauh lebih kuat. Kondisi ini membuat penyelam cepat kelelahan, menghabiskan udara lebih banyak, dan kehilangan efisiensi saat melakukan tugas-tugas yang membutuhkan durasi lama seperti penelitian kelautan atau konstruksi bawah laut. Masalah ini telah lama menjadi tantangan dunia penyelaman, termasuk bagi militer, ilmuwan, maupun penyelam profesional.

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Universitas Peking yang dipimpin oleh Profesor Wang Qining merancang sebuah eksoskeleton lutut bawah air berbasis kabel. Perangkat ini bekerja secara real-time dengan memberikan torsi tambahan pada lutut ketika penyelam melakukan tendangan. Sistem ini dilengkapi sensor gerak canggih dan kontrol berbasis gaya, sehingga mampu menyesuaikan gerakan bantuan sesuai pola pergerakan alami penyelam. Artinya, penyelam tidak perlu mengubah cara berenangnya; eksoskeleton akan mengikuti tubuh mereka, bukan sebaliknya.

BacaJuga

Dobrakan Fantastis! Nilai Investasi Asteroid Psyche Tembus Angka Astronomis 27 Kuintiliun Dolar

Dobrakan Fantastis! Era Penerbangan Hipersonik Komersial Siap Pangkas Perjalanan 6 Jam Menjadi 15 Menit Saja

Pengujian dilakukan terhadap enam penyelam berpengalaman, dan hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan. Ketika eksoskeleton digunakan, konsumsi udara penyelam menurun hingga 22,7 persen. Selain itu, aktivitas otot paha depan (quadriceps) berkurang 20,9 persen, sementara otot betis berkurang 20,6 persen. Penurunan ketegangan otot ini menunjukkan bahwa perangkat ini benar-benar mampu mengurangi beban fisik penyelam dan meningkatkan kenyamanan selama di kedalaman air.

Hal yang paling mengejutkan adalah bagaimana tubuh penyelam mampu beradaptasi dengan cepat terhadap bantuan mekanis ini. Para penyelam tetap menunjukkan pola gerakan alami tanpa gangguan atau perubahan signifikan. Efeknya, mereka bisa bergerak lebih cepat, lebih jauh, dan lebih efisien tanpa menghabiskan terlalu banyak energi. Kondisi ini jelas membuka peluang besar bagi banyak sektor yang bergantung pada kemampuan manusia bekerja di bawah air.

Jika digunakan secara luas, eksoskeleton bawah air ini dapat meningkatkan performa penyelam profesional, baik untuk riset kelautan, survei bawah laut, hingga operasi teknis rumit seperti perbaikan struktur bawah laut. Selain itu, perangkat ini juga bisa menjadi alat penting dalam pelatihan penyelam, memberikan pemahaman lebih dalam tentang biomekanika manusia saat berada di lingkungan akuatik.

Inovasi ini juga melanjutkan upaya pengembangan eksoskeleton akuatik yang sebelumnya hanya sebatas konsep. Beberapa penelitian terdahulu mencoba menciptakan rangka robotik terinspirasi hewan laut seperti lumba-lumba, penyu, atau penguin. Namun, teknologi tersebut belum berhasil diimplementasikan secara nyata untuk aktivitas penyelaman manusia. Eksoskeleton terbaru dari China ini menjadi perangkat pertama yang benar-benar berfungsi di dunia nyata.

Penelitian lengkap mengenai perangkat ini telah diterbitkan dalam jurnal IEEE Transactions on Robotics pada 14 Oktober 2025, menandai tonggak penting dalam dunia robotik wearable dan teknologi bantuan untuk penyelam.

Tags: DivingTechnologyEksoskeletonBawahAirInovasiChinaMarineScienceRobotikBawahAirScienceNewsTarshaDigitalTeknologiPenyelamanTeknologiTerbaruUnderwaterTech
Previous Post

Misteri Cara Menghapus Ingatan Buruk Melalui Tidur: Terobosan Baru dalam Neurosains

Next Post

Detektor Neutrino Terbesar JUNO Capai Presisi Rekor Dunia, Ungkap Petunjuk Baru Fisika Partikel

Related Posts

Asteroid 16 Psyche
Antariksa

Dobrakan Fantastis! Nilai Investasi Asteroid Psyche Tembus Angka Astronomis 27 Kuintiliun Dolar

26/05/2026
Hypersonic jet
Teknologi

Dobrakan Fantastis! Era Penerbangan Hipersonik Komersial Siap Pangkas Perjalanan 6 Jam Menjadi 15 Menit Saja

24/05/2026
DNA
Kesehatan

Lompatan Besar Bioteknologi! Ilmuwan Temukan Teknologi Desain DNA Baru Tanpa Cetakan Melalui Metode ‘Doodling’

23/05/2026
Next Post
juno-experiment

Detektor Neutrino Terbesar JUNO Capai Presisi Rekor Dunia, Ungkap Petunjuk Baru Fisika Partikel

solar system dipole

Kecepatan Misterius Tata Surya: Solar System Dipole Ungkap Gerakan yang Tak Bisa Dijelaskan Kosmologi

wheel innovation

Teknologi Turbu Pressure Casting: Revolusi Velg Aluminium 100% Daur Ulang untuk BMW dan Mercedes

illustrasi serangan jantung

Patch Microneedle IL-4: Terobosan Baru Texas A&M untuk Memperbaiki Jantung Pasca Serangan Jantung

Tesla's cybertruck

Tesla Percepat Hilangkan Komponen China: Transisi Patch Komponen China untuk Mobil AS dalam 1-2 Tahun

raptor
Sejarah & Purbakala

Kejutan Dunia Paleontologi: Penemuan Kank australis, Raptor Purba Mirip Burung Bangau dari Patagonia

30/05/2026

Tarshadigital.com - Raptor purba mirip burung bangau menjadi perbincangan hangat di kalangan ilmuwan dunia setelah fosil langka dari Zaman Kapur...

Read more
lubang cacing

Dobrak Batas Sains! Teori Baru Lubang Cacing Einstein Ungkap Rahasia Cermin Waktu Tersembunyi di Alam Semesta

27/05/2026
Exoplanets

Sinyal Positif dari Antariksa! Eksistensi Planet Mirip Bumi yang Layak Huni Kini Mulai Terpetakan oleh Ilmuwan

26/05/2026
Asteroid 16 Psyche

Dobrakan Fantastis! Nilai Investasi Asteroid Psyche Tembus Angka Astronomis 27 Kuintiliun Dolar

26/05/2026
Penemuan Sejarah Manusia Purba

Dobrakan Fantastis! Penemuan Sejarah Manusia Purba di Hutan Hujan Tropis Runtuhkan Teori Evolusi Lama

25/05/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • shop
  • Tarshadigital

© 2026 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2026 tarshadigital.com