Tuesday, May 19, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Antariksa

Capture Bag: Teknologi Kantong Raksasa yang Siap Menangkap Asteroid & Bersihkan Sampah Antariksa

Inovasi terbaru dari TransAstra ini membuka jalan menuju era penambangan asteroid dan misi pembersihan orbit Bumi.

in Antariksa
Capture Bag

Inovasi teknologi luar angkasa Capture Bag.(Dok. CNN)

Sebuah perusahaan luar angkasa asal California, TransAstra, memperkenalkan teknologi unik bernama Capture Bag—kantong tiup raksasa yang dirancang untuk menangkap asteroid sekaligus membersihkan sampah antariksa. Inovasi ini dianggap sebagai langkah besar menuju industri masa depan: penambangan asteroid bernilai tinggi.

Apa Itu Capture Bag? Teknologi Kantong Antariksa Multifungsi

Capture Bag dibuat dari material kuat seperti kevlar dan aluminium antariksa, menjadikannya kedap udara dan mampu mengembang untuk membungkus objek di luar angkasa. Ukurannya pun bervariasi, mulai dari versi mini seukuran cangkir kopi, hingga model super jumbo yang bisa membungkus objek sebesar rumah.

Selain menangkap asteroid, teknologi ini dirancang untuk menjadi “vacuum cleaner” orbit Bumi — mengatasi masalah serius tentang meningkatnya sampah satelit dan serpihan antariksa.

BacaJuga

Ilmuwan Temukan Tabrakan Planet Mirip Bumi di Galaksi Bima Sakti

Mekanisme Pembersihan Metana di Atmosfer Menguat di Tengah Krisis Iklim 2026

Ambisi TransAstra dalam Penambangan Asteroid

Pendiri TransAstra, Joel Sercel, menjelaskan bahwa penambangan asteroid bukanlah pekerjaan mudah. Ada empat tahap penting yang harus ditaklukkan:

  • Menemukan asteroid yang potensial
  • Menangkap objek tersebut
  • Memindahkannya ke lokasi aman
  • Memproses mineralnya

TransAstra mengklaim telah menyiapkan teknologi untuk menyelesaikan seluruh langkah tersebut. Dengan 21 paten teknologi, serta dukungan pendanaan dari NASA, investor swasta, dan US Space Force, perusahaan ini telah mengumpulkan US$27 juta hingga kini.

Mereka juga telah mengidentifikasi ratusan asteroid berorbit mirip Bumi, dan menargetkan salah satunya untuk ditangkap pada tahun 2028.

Bagaimana Cara Kerja Capture Bag?

Mekanismenya sederhana namun canggih:

  • Capture Bag dipasang pada wahana antariksa
  • Saat mendekati target, kantong akan mengembang otomatis
  • Kantong lalu membungkus asteroid atau serpihan orbit
  • Versi terbesar bahkan dirancang untuk objek hingga 10.000 ton, setara bangunan kecil

Pada Oktober lalu, TransAstra melakukan uji coba prototipe berdiameter satu meter di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), yang dikembangkan hanya dalam waktu tujuh bulan.

Pengembangan Baru & Masa Depan Capture Bag

TransAstra kini menyiapkan versi terbaru berdiameter 10 meter, proyek senilai US$5 juta, didukung pendanaan setengahnya dari NASA. Desain ini ditargetkan rampung dalam satu tahun lebih sebelum diuji langsung di luar angkasa.

Meski tujuan akhirnya adalah menangkap asteroid, model baru ini akan lebih dulu ditugaskan dalam misi pembersihan sampah antariksa, menjadikannya alat penting dalam eksplorasi sekaligus konservasi ruang angkasa.

Tags: AsteroidAstronomiBerita SainsCapture BagExploration SpaceNASASampah AntariksaSpace InnovationSpace MiningSpace ShortsTeknologi Antariksateknologi Masa DepanTrans AstraYouTube Shorts
Previous Post

GILA! China Sukses Terbangkan Mesin Jet Mini 3D-Print Pertama di Dunia – Capai Mach 0.75 di Ketinggian 20.000 Kaki!

Next Post

Misteri Nikel di Komet Antar Bintang 3I/ATLAS Bikin Ilmuwan NASA Kebingungan

Related Posts

Astronom baru saja mengungkap fenomena langka tabrakan planet mirip bumi di sistem Gaia20ehk.
Antariksa

Ilmuwan Temukan Tabrakan Planet Mirip Bumi di Galaksi Bima Sakti

28/03/2026
mekanisme pembersihan metana
Antariksa

Mekanisme Pembersihan Metana di Atmosfer Menguat di Tengah Krisis Iklim 2026

27/03/2026
Fenomena Gelombang Atmosfer Misterius
Antariksa

Fenomena Gelombang Atmosfer Misterius Terdeteksi ISS: Dampak Badai Besar 2026

27/03/2026
Next Post
Nickel

Misteri Nikel di Komet Antar Bintang 3I/ATLAS Bikin Ilmuwan NASA Kebingungan

predator awal dinosaurus

Spesies Dinosaurus Pemangsa dari India Ternyata Selamat dari Kepunahan 200 Juta Tahun Lalu

Fosil Baru Ungkap Kuda Nil Pernah Hidup di Jerman Saat Zaman Es

Fosil Baru Ungkap Kuda Nil Pernah Hidup di Jerman Saat Zaman Es

Tanaman ekor kuda

Air “Aneh” dari Tanaman Purba Berusia 400 Juta Tahun Ungkap Jejak Iklim Kuno Bumi

Tainrakuasuchus bellator.

Tainrakuasuchus bellator: Reptil Purba Gesit yang Menguasai Bumi Sebelum Dinosaurus

Inovasi Keratin Wol untuk Tulang
Kesehatan

Revolusi Medis: Inovasi Keratin Wol untuk Tulang sebagai Masa Depan Regenerasi Rangka

01/05/2026

Tarshadigital - Inovasi keratin wol untuk tulang kini menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia kedokteran regeneratif. Para peneliti dari King’s...

Read more
Penemuan Fosil Batu Besi Australia

Rahasia Hutan Hujan Purba: Penemuan Fosil Batu Besi Australia yang Mengguncang Dunia Paleontologi

01/05/2026
Teknologi Drone Kardus Jepang

Mengapa Teknologi Drone Kardus Jepang Kini Jadi Incaran Militer Dunia?

01/05/2026
Panel surya dua fungsi

Inovasi Panel Surya Dua Fungsi Harvard: Solusi Listrik dan Penghangat Otomatis 2026

29/03/2026
Mesin Fusion Sunbird

Terobosan Mesin Fusion Sunbird: Lompatan Besar Teknologi Antariksa di Tahun 2026

29/03/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • shop
  • Tarshadigital

© 2025 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2025 tarshadigital.com