Tuesday, May 19, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Antariksa

Misteri Nikel di Komet Antar Bintang 3I/ATLAS Bikin Ilmuwan NASA Kebingungan

Gas nikel terdeteksi jauh dari Matahari—menjadi teka-teki baru tentang asal usul dan proses kimia komet dari luar tata surya.

in Antariksa
Nickel

Image credit: NASA/ESA/David Jewitt (UCLA)/ Image Processing: Joseph DePasquale (STScI).

Para astronom dibuat terkejut setelah mendeteksi gas nikel yang keluar dari komet 3I/ATLAS, sebuah objek antar bintang yang melintas memasuki tata surya kita. Temuan ini diabadikan ketika komet masih berada jauh dari Matahari, wilayah yang amat dingin dan seharusnya mustahil untuk melepaskan unsur logam.

Tim peneliti memanfaatkan Very Large Telescope (VLT) di Chile untuk menangkap sinyal metal tersebut lebih awal daripada pengamatan interstellar comet mana pun. Kejutan lain datang dari Teleskop Webb NASA, yang menemukan bahwa komet ini memiliki kandungan CO₂ delapan kali lebih banyak daripada air, komposisi yang tidak biasa pada jarak sejauh itu dari Matahari.

Temuan ganda ini memunculkan pertanyaan besar: bagaimana nikel bisa lepas di lingkungan yang sangat dingin?

BacaJuga

Ilmuwan Temukan Tabrakan Planet Mirip Bumi di Galaksi Bima Sakti

Mekanisme Pembersihan Metana di Atmosfer Menguat di Tengah Krisis Iklim 2026

Nikel di Komet: Dari Mana Asalnya?

Penelitian dipimpin oleh Rohan Rahatgaonkar dari PUCC, yang meneliti kimia komet dan benda antar bintang. Biasanya, atom nikel terkunci rapat dalam mineral keras dan hanya bisa menguap di suhu tinggi. Namun kenyataannya, nikel justru muncul pada jarak empat kali lebih jauh dari Matahari dibanding Bumi.

Hal ini menandakan adanya mekanisme “lepasnya nikel” dengan cara yang jauh lebih lembut, misalnya:

  • Fotodisosiasi, pemecahan molekul akibat cahaya
  • Proses kimia bersuhu rendah pada permukaan debu
  • Senyawa logam seperti metal karbonil yang mudah pecah jika terkena cahaya
  • Photon-stimulated desorption, UV yang menendang atom dari permukaan butiran es

Temuan mencolok lainnya: saat nikel meningkat, besi tidak terdeteksi sama sekali. Ini mengindikasikan bahwa pembawa nikel jauh lebih rapuh dibanding pembawa unsur besi.

Apa yang Dilihat Teleskop?

Pengamatan pertama menemukan jejak nikel pada akhir Juli. Beberapa minggu kemudian, komet mulai memperlihatkan cyanogen (CN), tanda aktivitas khas komet. Saat 3I/ATLAS mendekati Matahari, produksi nikel meningkat drastis.

Sementara itu, teleskop Webb mengungkap bahwa komet ini memiliki rasio CO₂ : H₂O sebesar 8:1, angka yang sangat tidak lazim dan memberi petunjuk tentang lingkungan tempat komet ini terbentuk—kemungkinan wilayah dingin di mana es CO₂ mudah membeku.

Komet ini mencapai titik terdekatnya ke Matahari pada jarak 130 juta mil, namun tetap aman jauh dari Bumi.

Kimia Langka dan Petunjuk Asal Usul Komet Antar Bintang

Ketiadaan besi dan melimpahnya nikel memperkuat dugaan bahwa proses pelepasan logam berlangsung pada suhu rendah, bukan akibat penguapan panas. Ini konsisten dengan model bahwa 3I/ATLAS membawa jejak unik dari sistem bintang tempat ia berasal.

Temuan ini juga serupa dengan komet antar bintang sebelumnya, 2I/Borisov, sehingga membuka kemungkinan bahwa mekanisme pelepasan logam bersuhu rendah merupakan fenomena umum.

Mengapa Temuan Ini Penting?

Komet antar bintang adalah kapsul waktu yang membawa material asli dari sistem bintang lain. Melihat nikel di lingkungan sangat dingin memberikan wawasan baru tentang:

  • Proses kimia suhu rendah
  • Jenis molekul rapuh yang membawa logam
  • Kondisi lingkungan pembentuk komet di luar tata surya
  • Evolusi logam dan gas dalam pembentukan planet

Temuan ini menantang asumsi lama dalam kimia komet dan memberi ilmuwan target baru untuk penelitian lanjutan.

Tags: 3I ATLASAstronomyAstrophysicsBerita SainsInterstellar CometKometLuar AngkasaNASAPenemuan AstronomiScience UpdateSpace ExplorationSpace NewsSpace ShortsTata SuryaWebb TelescopeYouTube Shorts
Previous Post

Capture Bag: Teknologi Kantong Raksasa yang Siap Menangkap Asteroid & Bersihkan Sampah Antariksa

Next Post

Spesies Dinosaurus Pemangsa dari India Ternyata Selamat dari Kepunahan 200 Juta Tahun Lalu

Related Posts

Astronom baru saja mengungkap fenomena langka tabrakan planet mirip bumi di sistem Gaia20ehk.
Antariksa

Ilmuwan Temukan Tabrakan Planet Mirip Bumi di Galaksi Bima Sakti

28/03/2026
mekanisme pembersihan metana
Antariksa

Mekanisme Pembersihan Metana di Atmosfer Menguat di Tengah Krisis Iklim 2026

27/03/2026
Fenomena Gelombang Atmosfer Misterius
Antariksa

Fenomena Gelombang Atmosfer Misterius Terdeteksi ISS: Dampak Badai Besar 2026

27/03/2026
Next Post
predator awal dinosaurus

Spesies Dinosaurus Pemangsa dari India Ternyata Selamat dari Kepunahan 200 Juta Tahun Lalu

Fosil Baru Ungkap Kuda Nil Pernah Hidup di Jerman Saat Zaman Es

Fosil Baru Ungkap Kuda Nil Pernah Hidup di Jerman Saat Zaman Es

Tanaman ekor kuda

Air “Aneh” dari Tanaman Purba Berusia 400 Juta Tahun Ungkap Jejak Iklim Kuno Bumi

Tainrakuasuchus bellator.

Tainrakuasuchus bellator: Reptil Purba Gesit yang Menguasai Bumi Sebelum Dinosaurus

dwarf galaxy

Misteri Dwarf Galaxy NGC 6789: Pembentukan Bintang Tanpa Sumber Gas di Local Void

Inovasi Keratin Wol untuk Tulang
Kesehatan

Revolusi Medis: Inovasi Keratin Wol untuk Tulang sebagai Masa Depan Regenerasi Rangka

01/05/2026

Tarshadigital - Inovasi keratin wol untuk tulang kini menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia kedokteran regeneratif. Para peneliti dari King’s...

Read more
Penemuan Fosil Batu Besi Australia

Rahasia Hutan Hujan Purba: Penemuan Fosil Batu Besi Australia yang Mengguncang Dunia Paleontologi

01/05/2026
Teknologi Drone Kardus Jepang

Mengapa Teknologi Drone Kardus Jepang Kini Jadi Incaran Militer Dunia?

01/05/2026
Panel surya dua fungsi

Inovasi Panel Surya Dua Fungsi Harvard: Solusi Listrik dan Penghangat Otomatis 2026

29/03/2026
Mesin Fusion Sunbird

Terobosan Mesin Fusion Sunbird: Lompatan Besar Teknologi Antariksa di Tahun 2026

29/03/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • shop
  • Tarshadigital

© 2025 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2025 tarshadigital.com