Thursday, May 28, 2026
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
Tarshadigital
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tarshadigital
Home Otomotif

China Luncurkan Drone Otonom Pertama di Dunia untuk Misi Anti-Kapal Selam

Wing Loong X, Drone dengan Durasi Terbang 40 Jam, Mampu Deteksi dan Serang Kapal Selam Secara Mandiri

in Otomotif
Wing-Loong-II-1

Wing Loong II di Dubai Air Show 2017 Mztourist / Wikimedia Commons

Tarshadigital.id – China resmi memperkenalkan drone otonom terbaru bernama Wing Loong X pada Dubai Airshow 2025. Drone besar ini menjadi yang pertama di dunia yang didesain khusus untuk misi perang anti-kapal selam (ASW) secara independen tanpa memerlukan awak manusia.

Misi anti-kapal selam adalah salah satu operasi penerbangan militer maritim paling rumit dan menantang. Dengan lebar sayap mencapai sekitar 20 meter atau 65,6 kaki, ukuran Wing Loong X sebanding dengan jet bisnis kecil, membuatnya sangat besar untuk kategori drone.

Drone ini mampu beroperasi secara mandiri selama 40 jam dengan ketinggian maksimum 10.000 meter. Artinya, Wing Loong X bisa mengudara di titik strategis laut selama hampir dua hari penuh untuk terus memantau keberadaan kapal selam di bawah permukaan air.

BacaJuga

Terobosan Mesin Fusion Sunbird: Lompatan Besar Teknologi Antariksa di Tahun 2026

Mobil Listrik Tenaga Surya Aptera Masuki Tahap Produksi Massal 2026

Operasi seperti ini sulit dilakukan oleh pesawat berawak seperti P-8 “Poseidon” milik Amerika Serikat karena keterbatasan kelelahan kru dan biaya operasional tinggi. Keunggulan utama drone ini adalah kemampuannya menjatuhkan sonobuoy, sensor mengambang yang mendeteksi suara kapal selam di bawah laut.

Biasanya, penyebaran sonobuoy hanya dilakukan oleh pesawat berawak, di mana data akustik akan dianalisis oleh operator untuk menentukan ancaman dan mengarahkan kapal atau helikopter untuk menghadapi kapal selam yang terdeteksi.
Teknologi Analisa dan Serang Kapal Selam dengan AI

China mengklaim Wing Loong X tidak hanya dapat menyebar sonobuoy, tetapi juga menganalisis data akustik secara mandiri menggunakan kecerdasan buatan (AI). Drone ini disebut mampu mengklasifikasi target dan menyerang kapal selam dengan torpedo ringan yang dibawanya.

Jika benar, drone ini dapat mendeteksi, melacak, dan menghancurkan kapal selam secara otomatis tanpa campur tangan manusia. Ini menjadi terobosan besar yang bisa memperluas kendali China di Laut China Selatan, mengubah peta kekuatan maritim di kawasan tersebut.

Dengan 20-50 unit Wing Loong X yang bertugas secara bersamaan selama 40 jam nonstop, kapal selam asing, termasuk milik Amerika dan sekutunya, menghadapi risiko terdeteksi secara terus-menerus di wilayah yang disengketakan.

Selain itu, kehadiran drone ini bisa mengurangi kebutuhan China mengembangkan pesawat anti-kapal selam berawak yang sangat mahal, dengan biaya sekitar 220 juta dolar AS per unit serta memerlukan kru antara 10-12 ahli dan perawatan intensif.

Wing Loong X sebagai drone lebih murah diproduksi, bisa diterjunkan dalam jumlah besar (swarms), dan bersifat “disposable” atau bisa dianggap hibah jika ditembak jatuh. Hal ini memberikan keunggulan ekonomi dan strategis yang signifikan.
Kontroversi dan Tantangan AI dalam Perang Anti-Kapal Selam

Meski menjanjikan, penggunaan AI untuk memutuskan apakah suatu objek adalah kapal selam dan meluncurkan torpedo secara otomatis sangat kontroversial. Operasi anti-kapal selam selalu menghadapi tantangan berupa sinyal palsu dari hewan laut atau kapal sipil.

Karena itu, personel berpengalaman yang ahli dibutuhkan untuk menginterpretasi data radar, sonar, inframerah, dan intelijen elektronik agar bisa membedakan target asli dari fantom atau gangguan.

Kemampuan drone otonom seperti Wing Loong X harus mampu menggabungkan semua data ini dengan akurat, serta memprediksi perilaku kapal selam agar tidak terjadi serangan keliru yang berpotensi fatal.

Sejauh ini, belum ada bukti jelas bahwa China sudah benar-benar menguasai teknologi kompleks ini, sebab China sering memamerkan prototipe konsep militer yang belum sepenuhnya berfungsi.

Namun, upaya ini memperlihatkan bagaimana China memandang ancaman maritim dan persiapannya dalam menciptakan solusi strategis baru berbasis kecerdasan buatan dan drone.

Tags: ASWDrone Anti Kapal Selam OtonomDrone MiliterDubai Airshow 2025kecerdasan buatanLaut China SelatanPerang Anti kapal SelamPertahanan MaritimTeknologi Militer ChinaWing Loong X
Previous Post

Digital Milky Way Project: Simulasi AI Pemetaan 100 Miliar Bintang di Bima Sakti

Next Post

Robot humanoid otonom dengan Kekuatan Mematikan, Mantan Pejabat Keamanan Laporkan Bahaya

Related Posts

Mesin Fusion Sunbird
Otomotif

Terobosan Mesin Fusion Sunbird: Lompatan Besar Teknologi Antariksa di Tahun 2026

29/03/2026
Aptera shifts
Otomotif

Mobil Listrik Tenaga Surya Aptera Masuki Tahap Produksi Massal 2026

09/03/2026
Mobil Listrik Xiaomi 1.900
Otomotif

Mobil Listrik Xiaomi 1.900 HP Guncang MWC 2026 Barcelona

04/03/2026
Next Post
Figure humanoid

Robot humanoid otonom dengan Kekuatan Mematikan, Mantan Pejabat Keamanan Laporkan Bahaya

proto-bumi

Bukti “Proto-Bumi” Tertinggal di Bawah Permukaan Membuat Ilmuwan Terkejut

server lifespan

AI Hemat Energi Perpanjang Umur Server 1,6 Tahun dan Kurangi Emisi Hingga 50%

mobil listrik modular

ARIA Modular EV — Mobil Listrik Modular dengan 6 Baterai Lepas untuk Perbaikan Mudah di Rumah

investasi AI

Investasi AI Kini Terlihat Terlalu Irasional, Kata CEO Alphabet

lubang cacing
Antariksa

Dobrak Batas Sains! Teori Baru Lubang Cacing Einstein Ungkap Rahasia Cermin Waktu Tersembunyi di Alam Semesta

27/05/2026

Tarshadigital.com - LONDON — Dunia fisika teoretis kembali diguncang oleh penemuan yang sangat revolusioner. Konsep lubang cacing (*wormhole*) yang selama...

Read more
Exoplanets

Sinyal Positif dari Antariksa! Eksistensi Planet Mirip Bumi yang Layak Huni Kini Mulai Terpetakan oleh Ilmuwan

26/05/2026
Asteroid 16 Psyche

Dobrakan Fantastis! Nilai Investasi Asteroid Psyche Tembus Angka Astronomis 27 Kuintiliun Dolar

26/05/2026
Penemuan Sejarah Manusia Purba

Dobrakan Fantastis! Penemuan Sejarah Manusia Purba di Hutan Hujan Tropis Runtuhkan Teori Evolusi Lama

25/05/2026
supervolcano

Bukti Luar Biasa! Ketangguhan Manusia Purba yang Sukses Selamat dari Kiamat Letusan Supervolcano Toba

25/05/2026
Tarshadigital

Menjelajah Pengetahuan, Tanpa Batas!

  • indeks
  • Privacy Policy
  • shop
  • Tarshadigital

© 2026 tarshadigital.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Antariksa
  • Sejarah & Purbakala
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Indeks

© 2026 tarshadigital.com