Produsen mobil listrik asal Tiongkok, Xpeng, kembali menggebrak dunia otomotif dengan meluncurkan P7+, kendaraan hybrid pertama di dunia yang didefinisikan oleh kecerdasan buatan (AI-defined hybrid EV). Mobil ini bukan hanya pintar — tapi juga super cepat dalam pengisian daya, mampu mencapai 80% dalam waktu hanya 12 menit, atau setara dengan satu mil jarak tempuh setiap detik!
Model terbaru P7+ BEV (Battery Electric Vehicle) kini menawarkan jarak tempuh hingga 450 mil (sekitar 724 km), dengan dua pilihan baterai berkapasitas 61,7 kWh dan 74,9 kWh. Xpeng juga menyiapkan versi P7+ EREV (Extended Range Electric Vehicle), yang dibekali baterai 49,2 kWh dan jarak tempuh murni listrik sekitar 202 mil (325 km).
P7+ EREV ini didukung oleh sistem range extender inovatif yang menggabungkan mesin bensin turbo 1.5 liter (148 hp) dan motor listrik 180 kW (241 hp). Kombinasi keduanya memberikan performa halus, akselerasi cepat, serta efisiensi tinggi dengan kecepatan puncak mencapai 200 km/jam.
Teknologi ini dibangun di atas arsitektur 800 volt berbasis silicon carbide, yang disebut Kunpeng Super Electric System. Sistem canggih ini memadukan baterai 5C bertenaga AI, motor listrik koaksial hybrid, dan generator jarak jauh berdaya tinggi. Hasilnya luar biasa: jarak tempuh total mencapai 870 mil (1.400 km) dan pengisian 80% hanya dalam 12 menit. Bahkan, tingkat kebisingannya hanya 1 desibel, menjadikannya EV paling senyap di kelasnya.
Namun keajaiban P7+ bukan hanya di dapur pacu. Mobil ini mengusung fitur AI terdepan lewat sistem operasi XOS 5.4 dan AI Hawkeye Visual Solution. Dengan dua kamera 8 megapiksel serta radar gelombang milimeter, sistem ini memungkinkan mobil mengenali kondisi jalan secara presisi bahkan dalam cuaca ekstrem.
XOS 5.4 juga membawa peningkatan besar pada sistem bantuan pengemudi (ADAS), meningkatkan keberhasilan pindah jalur hingga 53% dan kemampuan detour hingga 155%, memberikan pengalaman berkendara yang lebih cerdas, aman, dan manusiawi.
Dengan kehadiran P7+, Xpeng menegaskan posisinya sebagai pionir mobil AI masa depan — bukan sekadar kendaraan, tapi sebuah komputer pintar di atas roda.













