Ketika Chip Elektronik Tak Lagi Cukup Cepat
Dalam dunia modern, kecerdasan buatan digunakan untuk operasi robotik, analisis medis, hingga perdagangan berfrekuensi tinggi. Semua itu membutuhkan pemrosesan data yang nyaris tanpa jeda. Namun prosesor elektronik kini mencapai batas fisik—latensi tak bisa lagi ditekan dan throughput tak bisa terus ditingkatkan.
Solusinya? Cahaya.
Komputasi Optik: Jalan Baru untuk Kecepatan Super
Komputasi optik menggunakan cahaya alih-alih listrik. Dengan memanfaatkan difraksi optik, sistem dapat melakukan operasi matematika kompleks ketika cahaya melewati komponen tertentu. Teknologi ini memungkinkan pemrosesan paralel yang sangat cepat dan berdaya rendah. Masalahnya, menjaga stabilitas fase cahaya di atas 10 GHz sangatlah sulit—hingga hadir OFE2.
Terobosan OFE2 dari Tsinghua University
Dipimpin Profesor Hongwei Chen, tim peneliti Tsinghua mengembangkan Optical Feature Extraction Engine (OFE2), prosesor optik generasi baru yang mampu menyiapkan dan memproses data secara stabil dalam kecepatan sangat tinggi.
Kunci keberhasilannya ada pada:
- Sistem on-chip terintegrasi penuh
- Power splitter yang dapat diatur
- Jalur delay presisi tinggi
- Array fase optik untuk konfigurasi ulang tugas komputasi
Sistem ini mampu mengubah sinyal data serial menjadi beberapa saluran optik paralel yang disinkronkan sempurna.
Pemrosesan Cahaya yang Setara Operasi AI
Ketika cahaya melewati modul difraksi optik, sistem ini melakukan operasi sejenis matrix-vector multiplication yang krusial untuk AI. Titik terang pada keluaran menunjukkan fitur penting dari data. Dengan menyesuaikan fase cahaya, OFE2 dapat diarahkan untuk mengerjakan berbagai tugas komputasi.
Hasilnya luar biasa:
- Kecepatan 12,5 GHz
- Satu operasi matematis selesai hanya dalam 250,5 pikodetik
- Rekor tercepat dalam komputasi optik terintegrasi
Diuji di Dunia Nyata: Medis dan Perdagangan Digital
OFE2 diuji dalam dua aplikasi utama:
1. Pengolahan Gambar & Medis
- Menangkap tepi objek dengan lebih akurat
- Membantu klasifikasi organ pada CT scan
- Mengurangi jumlah parameter elektronis yang dibutuhkan model AI
Ini berarti AI medis bisa berjalan lebih cepat dan lebih hemat energi.
2. Trading Digital Real-Time
OFE2 memproses sinyal harga langsung dari pasar dan mengubahnya menjadi keputusan jual-beli secara instan. Keputusan dilakukan literal secepat cahaya, memberikan keunggulan signifikan dalam perdagangan frekuensi tinggi.
Masa Depan AI: Photonic Computing
Keberhasilan OFE2 menunjukkan bahwa masa depan AI kemungkinan besar akan mengandalkan cahaya untuk operasi paling berat. Photonic computing dapat menjadi fondasi untuk:
- Pengolahan citra medis real-time
- Sistem kesehatan berbasis AI
- Keamanan finansial dan fintech
- Automasi robotik
- Semua aplikasi AI berlatensi ultra-rendah
Profesor Chen menyebut teknologi ini sebagai langkah awal menuju era AI berenergi rendah namun berkecepatan ekstrem.













